THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Thursday, March 18, 2010

Cara Gampang Perbaiki Kualitas Sperma

Cara Gampang Perbaiki Kualitas Sperma

Memperbaiki kesuburan
khususnya pada pria
seringkali menuntut
pertolongan seorang
spesialis urologi atau
endokrinologi reproduksi.
Setelah menguji kualitas
sperma Anda, mungkin
saja Anda dianjurkan
meminum obat penyubur atau menjalani terapi-terapi
teknologi tinggi.
Akan tetapi ada beberapa cara alami yang dapat Anda coba.
Untuk memperbesar peluang mendapatkan seorang anak.
Inilah beberapa langkah mudah memperbaiki kualitas sperma.
Redakan stres Anda.
Walaupun dokter belum tahu mengapa stres yang berlebihan
dapat mengurangi hitungan sperma, mempraktikkan
teknik-teknik meredakan stres seperti biofeedback atau
relaksasi otot progresif bisa ada gunanya. Usahakan gairah
Anda memuncak. Pria yang sangat terangsang ketika sedang
bersanggama memancarkan semen lebih banyak dan
menghasilkan sperma lebih kuat. Usahakan agar percumbuan
atau foreplay Anda berlangsung sekurangnya 20 menit.
Tambah asupan vitamin C Anda.
Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan sperma
menggumpal, dan kasus ini mencapai 16 persen di antara
semua pria yang mandul. Dan beberapa studi telah
menunjukkan bahwa suplemen vitamin C setiap hari ternyata
meningkatkan kesuburan di kalangan pria perokok. Vitamin C
adalah antioksidan yang membuat membran-membran sel
menjadi stabil dan ini bermanfaat baik bagi sperma.
Buah-buahan seperti jeruk, mangga, semangka, strawberi dan
sayuran seperti brokoli, tomat, dan kecambah adalah makanan
yang kaya dengan vitamin C.
Atur jadwal.
Hindari hubungan intim selama dua hingga lima hari sebelum
pasangan Anda menurut dugaan akan mengalami ovulasi. Ini
akan meningkatkan hitungan sperma, dan persentase sperma
sehat yang akan Anda pancarkan bisa lebih tinggi.
Jangan berolahraga berlebihan.
Orang yang berolahraga secara berlebihan bisa mengurangi
hitungan sperma mereka karena suhu yang meningkat di
sekitar testis selama kegiatan yang sangat mengerahkan
tenaga. Dalam sebuah studi di AS, para peneliti menemukan

0 comments: