THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Thursday, March 18, 2010

Multiple Orgasm! Memungkinkan

Multiple Orgasm! Memungkinkan

Tahan lama. Sensasi itulah yang
paling dicari oleh pria dalam
melakukan hubungan seks. Malah,
kalau bisa, dapat ejakulasi sampai
berkali-kali. Biar kepuasan dapat
tercapai secara maksimal. Namun,
sebagaimana kodrat pada
umumnya, seorang laki-laki
paling-paling hanya bisa sekali orgasme. Setelah itu, mereka
pun akan loyo. Sudah tidak bisa “berdiri” lagi dan imposible
melakukan hubungan seks.
Kalau pasangan atau sang istri sudah mengalami ejakulasi
sebelum suaminya, kebanyakan tidaklah menjadi masalah.
Tapi, bila sebaliknya, bisa ditebak apa yang akan terjadi
selanjutnya. Istri akan uring-uringan, tidak terpuaskan, dan
akhirnya bisa berujung pada hubungan yang tidak harmonis.
Bahkan bisa berujung pada keretakan rumah tangga. Hal lain
yang paling ditakutkan oleh semua laki-laki adalah ketika tidak
memiliki kemampuan mencapai atau mempertahankan ereksi
(ketegangan) penis untuk berhubungan intim dalam jangka
waktu tertentu. Atau yang lebih dikenal dengan ejakulasi dini.
Bila mengalami hal tersebut, dunia sepertinya sudah “runtuh”
dan jangan harap masih memiliki kepercayaan diri. Sehingga
seringkali pria yang mengalaminya mengalami trauma dan
takut melakukan hubungan seksual.
Menurut beberapa ahli, tersebut beberapa faktor penyebab
laki-laki mengalami ejakulasi dini:
1. Efek samping NAPZA atau obat-obatan
2. Gangguan psikologi (stres)
3. Kebiasan mengonsumsi alkohol & rokok
4. Penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kerusakan
ginjal, dan penyakit hati.
5. Akibat cidera, kerusakan oragan bagian luar dan dalam
serta pembedahan.
6. Kecelakaan yang mengakibatkan cidera saraf atau gangguan
peredaran darah ke penis.
Untuk menghindari ejakulasi dini dan memperpanjang masa
ejakulasinya atau biar tahan lama, banyak yang mengonsumsi
telur setengah matang dan madu atau menelan “obat kuat”
yang banyak dijual bebas. Sebagai pilihan, bisa juga meminum
produk dengan nama 1E2O (1 Erection 2 Orgasm). Produk asal
Malaysia ini telah dibuktikan keberhasilannya oleh Bagian
Fisiologi Fakultas Perobatan Universitas Malaya dan dinyatakan
aman dikonsumsi.

0 comments: