PEMBUATAN APLIKASI ABSENSI GURU DAN KARYAWAN
DENGAN MENGGUNAKAN NET BEANS IDE 6.0 DAN MS ACCESS 2007
Agung Riyadi (07650035) email:jeaz22@yahoo.com
dan
Hendri Winoto(07650102) email:h3ndri87@yahoo.co.id
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA, FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM
Abstrak
Pengembangan sistem di sektor pendidikan sangat menunjang proses kinerja pendidikan suatu sekalah. Kabupaten Nganjuk memiliki potensi pendidikan yang dapat dikembangkan secara luas. Namun demikian pengembangan atas beberapa sistem pendidikan di daerah ini belum menunjukan adanya komunikasi, kerjasama dan koordinasi yang harmonis antara pihak – pihak yang berkaitan termasuk pemerintah sebagai pengevaluasi dan pemonitor. Dan juga hal ini dipengaruhi dengan makin melonjaknya jumlah guru maupun karyawan yang sering tidak masuk kerja. Sehingga menyebabkan kesulitan dalam melakukan proses belajar mengajar dalam lingkup sekolah. Perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat harus dilandasi oleh data dan informasi yang akurat tentang kondisi pendidikan. Karena itu semua faktor yang mempengaruhi sistem informasi pendidik termasuk pendukung dan pembatas harus dipikirkan sejak awal dan dituangkan dalam sebuah produk database dan aplikasi pendukung absensi. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah sistem informasi absensi guru dan karyawan. Sistem ini nantinya dapat menjadi solusi masalah diatas. Dalam proses pengembanganya diharapkan sistem ini mampu memberikan manfaat dalam dunia pendidikan dalm meningkatkan kedisiplinan bagi para guru dan karyawan. Sistem ini nantinya dikembangkan dengan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan yaitu Net Beans IDE 6.0, MS Access 2007.
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada saat ini teknologi berkembang dengan pesat. Perkembangan teknologi ini menyebabkan meningkatnya permintaan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidangnya dan menguasai teknologi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Apalagi pada saat era sekarang ini bagaiman orang dituntut untuk berkeja keras dan tepat.
Sebagai orang yang bergerak di bidang teknologi informasi kami tergerak untuk mengkomputerisasikan sebuah sistem yang manual supaya kegiatan organisasi/instansi dapat berjalan dengan maksimal sehingga dapat meningkatkan kualitas dari sekolah tersebut. Dalam hal ini pembuatan aplikasi guru dan karyawan akan dapat membantu pihak sekolah dalam absensi guru dan karyawan sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan terhadap guru dan karyawannya. Semoga dengan aplikasi ini dapat tingkat kualitas pendidikan di
1.2 Masalah
Pada zaman sekarang ini masih banyak sekolah yang masih menggunakan manualisasi dalam absensi khususnya absensi guru dan karyawan padahal teknologi informasi sudah semakin maju. Kurangnya pengetahuan dibidang teknologi informasi membuat pihak sekolah masih menggunakan sistem absensi secara manual. Hal ini bisa mengurangi kualitas dari sekolah tersebut dan tidak bisa bersaing dengan sekolah lain yang sudah menerapkan teknologi informasi dalam absensi guru dan karyawannya.
1.3 Ruang Lingkup / Batasan masalah
Oleh sebab itu kami berdua membuat gagasan untuk membuat aplikasi ini yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan untuk para guru dan karyawan dalam hal absensi.
Aplikasi rental mobil iniakan menangani:
· Absensi guru dan karyawan.
· Absensi mengajar bagi para guru.
· Pembuatan laporan kehadiran guru dan karyawan.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Pemrograman
Kata Program dan Pemrograman mungkin sudah tidak asing didengar, tetapi apakah sebenarnya Program itu dan apa bedanya dengan Pemrograman ?
Program adalah suatu bentuk aplikasi atau bisa juga disebut software yang dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman dan dapat menyelesaikan suatu Tugas, Fungsi, Perhitungan dengan menggunakan komputer. Bahasa Pemrograman merupakan kumpulan perintah-perintah yang dimengerti komputer
untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Sedangkan Pemrograman atau Programming merupakan teknik untuk membuat suatu Program dengan menggunakan Bahasa Pemrograman.
Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) merupakan teknik membuat suatu program berdasarkan objek. Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang objek, saya beri sebuah contoh : Meja, Kursi, Jam Dinding dan yang lainnya merupakan contoh objek. Objek yang disebutkan tadi umumnya berada didalam sebuah ruangan, ruangan apabila kita melihatnya dari sebuah rumah bisa juga dikategorikan sebuah objek dan rumah jika dilihat dari cara pandang yang lebih luas lagi juga merupakan objek. Jadi sebuah Objek merupakan suatu bentuk atau model yang tergantung dari cara pandang objek dimaksud.
Meja, Kursi, Jam Dinding ada dalam sebuah Ruangan.
Ruang A, Ruang B, dan Ruang yang lain berada dalam sebuah Rumah.
Rumah 1, Rumah 2 dan Rumah yang lain juga berada didalam suatu tempat yang lebih luas yaitu Bumi, Dst.
Dan bukan tidak mungkin didalam Objek Jam Dinding terdapat objek-objek yang lain yang lebih kecil misalnya Batterai, Gear, dll.
Cara pandang kita dari sebuah Ruangan, Rumah atau Bumi merupakan Class apabila kita melihatnya dalam Pemrograman.

2.2 BASIS DATA
Menurut Fathansyah (1999), basis data dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Himpunan kelompok data yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2. Kumpulan data yang saling berhubungan, yang disimpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudancy) yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
3. Kumpulan File/table yang saling berhubungan, yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
Basis data tidak akan berguna jika tidak ada pengelola atau penggeraknya, yang menjadi pengelola adalah sebuah program/aplikasi. Gabungan dari basis data dan program akan menghasilkan sebuah sistem. Tujuan awal dan utama pengelolaan data didalam basis data adalah agar kita dapat memperoleh dan menemukan kembali data dengan mudah dan cepat secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi tujuan sebagai berikut :
1. Kecepatan dan Kemudahan (speed)
2. Pemanfaatan basis data memungkinkan untuk menyimpan, mengubah dan menampilkan kembali dengan lebih cepat dan mudah dari pada menyimpan data secara manual.
3. Efisiensi Ruang dan Waktu (space)
4. Dengan basis data, efisien/optimalisasi penggunaan ruang penyimpanan data dilakukan karena kita dapat melakukan penekanan jumlah redudansi data.
5. Keakuratan (accurancy)
6. Pemanfaatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan tipe data, keunikan data dan sebagainya, sangat berguna untuk menekan ketidakakuratan pemasukan/penyimpanan data.
7. Keamanan (secutiry)
8. Untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan perlu diterapkan. Dengan demikian, kita dapat menentukan siapa saja yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek didalamnya dan menentukan jenis operasi apa saja yang boleh dilakukannya.
III PEMBAHASAN
Entity Relationship Diagram(ERD)


III 2 Analisis Proses Aplikasi
Setalah aplikasi absensi ini dijalankan maka akan keluar form menu absensi, menu absensi ini digunakan untuk menampung semua form yang ada dalam aplikasi abssensi.
- menu file
1.1 Exit : digunakan untuk keluar dari aplikasi
- menu Absensi
2.1 Absensi : digunakan untuk absensi guru dan karyawan, absensi ini digunakan satu kali pada saat guru dan karyawan datang ke sekolah.
2.2 Absensi mengajar : Absensi ini digunakan oleh para guru setiap kali selesai mengajar.
- menu Laporan
3.1 Rekap hadir : digunakan untuk mencetak daftar kehadiran guru selama sebulan.
Setelah menjalankan menu diatas maka user bisa memilih menu apa yang akan digunakan, pertama adalah menu Absensi. Adapun gambarnya seperti dibawah ini:

Menu absensi digunakan sekali oleh para guru dan karyawan pada saat datang pertama kali ke sekolah. Dalam form ini guru dan karyawan tinggal menginpukan NIP/NIP masing-masing dan mengisi keterangan kehadiran. Setelah itu tinggal menekan tombol input maka data akan dimasukkan kedalam database. Untuk karyawan absensi cukup dengan form absensi diatas sedangkan untuk para guru setiap kali mengajar harus mengisikan daftar kehadiran pada form seperti yang tertera dibawah ini:

Ketika kita menggunakan form ini harus mengisi data mulai dari NIK, kemudian kelas tempat guru mengajar, jam masuk guru saat mulai mengajar, jam keluar saat selesai mengajar kemudian keterangan yaitu memilih keterangan apakah masuk, alpa, sakit, atau izin dengan combo box. Tanggal akan otomatis berjalan sesuai tanggal komputer. Tombol save digunakan setelah data yang kita isikan sudah benar jika sukses maka data absensi berhasil dimasukkan kedalam database. Tombol exit digunakan untuk keluar dari menu absensi mengajar guru.
Setiap kehadiran guru dan karyawan pasti ada rekap kehadiran guru dan karyawan, utuk mengetahui jumlah kehadiran selama waktu yang diinginkan dan mencetak laporan yang akan dilaporkan kepada bagian akademik. Berikut adalah contoh tampilan laporannya.

IV KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Absensi merupakan bagian penting dalam kegiatan akademik sekolah, dengan pengelolaan absensi yang baik dapat meningkatkan kedisiplinan bagi para guru dan karyawan sehingga kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Aplikasi absensi guru dan karyawan ini merupakan aplikasi secara komputerisasi dan diharapkan mampu menggantikan sistem absensi yang masih manual.
4.2 Saran
Aplikasi absensi guru dan karyawan ini masih membutuhkan perbaikan terutama dalam pencetakan laporan. Saya berharap kepada bagi para programmer yang peduli akan kualitas pendidikan mau memberikan masukan-masukan dan melakukan perbaikan terhadap aplikasi absensi ini agar menjadi aplikasi yang handal dan berdaya guna sehingga dapat memberikan manfaat bagi pendidikan di Indonesia.
V DAFATAR PUSTAKA
[1] web blog : http://indrasela.blogsome.com
[2] www.evopage.com
[3] Fathansyah, Ir. 2000. Basis Data,


